Nama : Mita Aprianti
Tempat Tanggal lahir : Batang Tarang, 23 Juni 1996
Alamat : Jln. Tanjung Sari No. 101, Pontianak
Agama : Islam
Jenis Kelamin : Perempuan
Jurusan : Teknik Informatika ( KIA )
No Hp : 0896 5197 4110
Pin : 212B0B96
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com.
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com.
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com.
01.41
Unknown
01.25
Unknown
Lempok Durian merupakan makanan khas Batang Tarang. Bentuknya mirip dengan dodol,
namun pada dasarnya lempok durian berbeda dengan dodol durian.
01.14
Unknown
Siapa yang tak kenal
sungkui, bagi warga Sanggau merupakan makanan yang paling favorit untuk jamuan
acara-acara pesta atau pun di saat hari-hari besar seperti Idul Fitri dan Idul
Adha.
01.03
Unknown
00.51
Unknown
Tiong Kandang merupakan salah satu objek wisata alam yang terdapat di
Kabupaten Sanggau. Wisata ini terletak di Dusun Mangkit dan Dusun Mak Ijing
dengan jarak 83 kilometer dari Kota Sanggau. Hutan pegunungan yang masih alami
ini menjadi daya tarik pengunjung.
00.43
Unknown
Salah satu bukti peninggalan Kerajaan Tayan yang
masih ada saat ini adalah sebuah bangunan Keraton Pakunegara Kesuma yang
merupakan salah satu dari lima cagar budaya yang ada di Kalimantan Barat
berdasarkan KEPUTUSAN MENTERI KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA REPUBLIK
INDONESIA Nomor : KM.10/PW.007/MKP/03 TENTANG PENETAPAN GEREJA
TUA SEJIRAM, KERATON KERAJAAN TAYAN, RUMAH ADAT BETANG PANJANG, KERATON
SANGGAU, DAN KERATON KERAJAAN SINTANG YANG BERLOKASI DI WILAYAH
PROPINSI KALIMANTAN BARAT SEBAGAI BENDA CAGAR BUDAYA DAN/ATAU SITUS YANG
DILINDUNGI UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 1992. Selain itu
juga terdapat tiga buah meriam berada di halaman keraton tersebut yang
bertuliskan tahun masehi 1698, serta sebuah Masjid yang kesemuanya berkondisi
kurang terawat, sebab hanya mendapatkan perawatan dari ahli waris keraton serta
warga sekitar.
00.30
Unknown
00.18
Unknown
JEMBATAN GANTUNG – Salah satu
jembatan tertua di kota Sanggau yang menyambungkan jalan Kota dan jalan
Propinsi menyebrangi sungai sekayam, belum diketahui secara pasti berapa umur
Jembatan ini, namun jembatan ini telah berdiri saat penjajahan Belanda,
Jembatan ini merupakan salah satu peninggalan penjajah koloni Belanda yang
mereka tinggalkan saat mereka kalah dalam peperangan dengan Jepang.
00.10
Unknown
23.52
Unknown
Panjur Aji menawarkan wisata alam dengan kawasan hutan
lindung yang banyak terdapat flora langka seperti Kayu Tengkawang, taman
anggrek, Kebun binatang seperti orang utan, buaya, aneka burung termasuk burung
enggang khas Kalimantan.
23.34
Unknown
23.17
Unknown
Suku Melayu adalah suku
asli Kabupaten Sanggau yang dahulunya merupakan wilayah Kerajaan Sanggau.
Kerajaan ini sudah berdiri sejak tahun 1380. Kerajaan ini dipimpin oleh seorang
raja dan bertempat tinggal di istana/keraton, dan kalangan kerajaan yang bertahta
sekarang merupakan keluarga Gusti. Sebagian besar transportasi di Kabupaten
Sanggau masih mengandalkan transportasi sungai seperti sampan, speedboat dan
lain-lain. Daerah ini juga masih mengandalkan transportasi umum seperti bus,
angkutan dalam kota dan lain-lain. Kabupaten Sanggau beriklim tropis dengan
rata-rata curah hujan tertinggi mencapai 196 mm terjadi pada bulan Januari dan
terendah mencapai 54 mm terjadi pada bulan Juli.
02.29
Unknown
Suku Dayak Mali, adalah sebutan
untuk salah satu suku dayak yang bermukim di kecamatan Balai-Batang Tarang dan
sebagian kecil di kecamatan Tayan Hilir kabupaten Sanggau provinsi Kalimantan
Barat. Masyarakat suku Dayak Mali tersebar di 14 kampung di wilayah kecamatan
Balai-Batang Tarang dan juga di 7 kampung yang berada di wilayah kecamatan
Tayan Hilir. Populasi suku Dayak Mali diperkirakan sebesar 6.963 orang.
02.07
Unknown
01.56
Unknown
01.27
Unknown